Archive for March, 2006

Ternyata…kita lupa

Thursday, March 16th, 2006

Ternyta kita lupa pada dunia anak-anak kita
ketika kita menjadi dewasa

itulah sindiran penulis buku Little Prince

Kita sering menganggap omongan anak-anak di sekitar kita adalah omongan kosong yang tidak patut untuk di dengar
bahkan kita tidak menghargai apa yang ada di benak mereka
kreasi mereka, cara berpikir mereka
seperti ketika pengarang itu mengatakan pada orang tuanya "menggambar dalam boa dan luar boa"
namun orang tuanya hanya mengatakan itu seperti topi
dan ketika dia menjelaskan bahwa itu ular boa yang memakan gajah…orang tuanya menyuruhnya untuk belajar berhitung, dan seterusnya

Namun ada pula
yang dengan sangat mudah dicintai oleh anak-anak
mau mendengar berjam-jam tanpa rasa bosan cerita mereka
seperti halnya di kisah Toto Chan
seorang kepala sekolah yang sangat bijaksana dan bersahabat
berlaku seperti sahabat bukan sebagai orang yang lebih tua
itulah yang dibutuhkan anak-anak

mereka adalah bintang
yang sebentar lagi menjadi matahari
mereka perlu dihargai
supaya terus berkreasi

Menemukan Semangat

Thursday, March 9th, 2006

ketika menoleh sejenak pasti ada sebuah pertanyaan yang timbul sehingga membuat kita kehilangan semangat, karena pertanyaan itu tidak bisa kita jawab dalam waktu yang sangat singkat.

Pertanyaan itu membuat kita kehilangan semua kepercayaan diri

sebuah pertanyaan kenapa?

yang seolah enggan untuk ditemukan jawabnya.

Namun…..ternyata…kita bisa mengembalikan semangat kita tanpa menemukan jawabannya,

yang pertama, adalah keyakinan bahwa Allah selalu melihat kita, berada sangat dekat dengan kita lebih daripada urat leher kita sendiri….dan Allah tidak akan menelantarkan hambaNya, karena sifatNya sebagai Ar-Rahman

yang kedua, berjalanlah ke sebuah tempat yang di sana terdapat banyak orang dari golongan (yang manusia sebut) sebagai golongan menengah ke bawah, orang-orang fakir, orang yang berjuang untuk hidup……lihatlah mereka dan lihatlah semangat mereka….pasti akan timbul empati dan simpati…..sehingga hati kita timbul semangat untuk bergerak ke dapan dan memberikan sesuatu untuk mereka di kemudian hari dengan tangan dan usaha kita…

Yang ketiga, sadarilah, bahwa orang tua kita, teman kita, orang-orang yang dekat dengan kita, mau tidak mau bisa menjadi semangat bagi kita. Kehadiran mereka, terima atau tidak diterima, selalu menggoreskan kenangan khusus untuk kita. Senyum dan Tawa mereka…membuat kita seolah menyerap energi positif dari sekeliling kita….

yang keempat, temukan hal-hal baru meskipun hal itu sepele, tapi bisa membuat hati kita senang, seperti pensil baru misalnya (hehehehe)…

Menemukan semangat ternyata…tidak sangat sulit, malah mudah, jika kita mau bersyukur, mau melihat,mendengar,dan merasakan apa yang ada di sekeliling kita.

so mari bersemangat!!!!