cant this be true

February 24th, 2009 by bhara

this was true

when i found you

when we smile and loved each other

and you loved me deeply

but u cant loved my family

i couldnt hold it

coz i have my own rensponsibility

i couldnt walk it trough  coz you left me alone

in some dark new room

dont know what to do

i just cried

and cried

and cried

but you never come to hold my hands

q tahu kenapa…dan q bersyukur karena itu

January 29th, 2009 by bhara

dia seorang ayah yang aku jarang bertegur sapa dengannya..tapi setiap pertumbuhanku,perkembangan jiwaku, dan pendidikanku dia perhatikan dengan benar…sekalipun aku tidak pernah menduganya, karena di mataku dia hanyalah orang yang selalu menuntutku untuk melakukan sesuatu yang terbaik dan tiada pujian atas segala prestasiku…

ketika aku jatuh cinta untuk pertama kalinya pun…dia hanya terdiam, tanpa sebuah kata….

ketika ada yang melamarku pun dia melontarkan kata yang menyakitkan…dan membuatku sangat terluka…bertahun lamanya

tapi sekarang aku tahu kenapa…kenapa dia melarangku

dan q bersyukur

mensyukuri hal yang aku terluka karenanya

karena ayahku telah melakukan kebaikan untukku

dan sekarang aku bertemu dengan laki-laki yang tepat

laki-laki yg dapat mencintaiku apa adanya aku

yang tidak melihatku  hanya dengan kebaikkanku

ayah terima kasih karena kau begitu menyayangiku

fatwa

January 10th, 2009 by bhara

Fatwa Lajnah Da’imah Tentang Serangan Yahudi Kepada Muslim Palestina di Jalur Gaza Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) mengeluarkan penjelasan tentang peristiwa pembunuhan, pengepungan dan pengeboman yang terjadi di Jalur Ghaza sebagai berikut: الحمد لله رب العالمين ، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين نبينا محمد وعلى آله وصحبه ، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. وبعد : Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) di Saudi Arabia merasa berduka cita dan merasakan sakit atas semua kezholiman, pembunuhan anak-anak, wanita dan orang-orang jompo, penghancuran kehormatan dan perusakan rumah-rumah dan tempat-tempat strategis serta pemunculan rasa takut para orang-orang umum yang menimpa saudara kita kaum muslimin di Palestina dan di Jalur Ghaza secara khusus. Ini semua pasti merupakan kejahatan dan kezholiman terhadap masyarakat palestina. Peristiwa menyedihkan ini seharusnya menjadikan kaum muslimin bersikap bersama saudara mereka orang-orang Palestina dan saling tolong-menolong bersama mereka, membantu dan bersungguh-sungguh dalam menghilangkan kezaliman ini dari mereka dengan sebab dan sarana yang memungkinkan untuk diwujudkan untuk saudara se-islam dan se-ikatan iman. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara.” (QS. Al Hujurat [49]: 10) Dan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah [9]: 71) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضاً وشبك بين أصابعه / متفق عليه، “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti bangunan yang saling mengokohkan dan selaiu menjalin antara jari-jemarinya.” (Muttafaqun ‘Alaihi) Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم مثل الجسد الواحد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالحمى والسهر (متفق عليه) “Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan, kasih dan saying mereka seperti permisalan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.” (Muttafaqun ‘alaihi) Juga beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يخذله ولا يسلمه ولا يحقره (رواه مسلم) “Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.” (HR. Muslim) Pertolongan ini mencakup banyak hal sesuai dengan kemampuan dan memperhatikan keadaan yang ada baik berupa materi ataupun maknawi (Spirit), baik bantuan dari umumnya kaum muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian dan lain-lainnya. Atau juga dari sisi Negara-negara Arab dan islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan tersebut kepada mereka dan bersikap benar terhadap mereka, membela permasalahan mereka di pentas, perkumpulan dan konferensi dunia dan Negara. Semua itu termasuk tolong-menolong pada kebenaran dan takwa yang diperintahkan dalam firman Allah ta’ala yang artinya: “Tolong menolonglah di atas kebaikan dan takwa.” (QS. Al-Maaidah [5]: 2) Juga di antaranya adalah memberikan nasihat dan petunjuk kepada mereka pada sesuatu yang berisi kebaikan dan kemaslahatan mereka. Di antara yang teragung dalam hal ini adalah mendoakan kebaikan kepada mereka dalam setiap waktu semoga dihilangkan cobaan dan musibah besar mereka ini. Juga semoga diberikan perbaikan keadaan mereka dan diberi taufik untuk beramal dan berkata yang benar. Demikianlah dan kami berwasiat kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana juga mewasiatkan kepada mereka untuk bersatu di atas kebenaran, meninggalkan perpecahan dan perselisihan serta menghilangkan kesempatan musuh yang senantiasa mencari dan terus mencarinya dengan lebih keras dalam menghancurkan dan melemahkan mereka. Kami menganjurkan saudara-saudara kami untuk mengambil tindakan-tindakan untuk menghilangkan kezaliman di atas tanah mereka dengan keikhlasan dalam beramal karena Allah dan mengharapkan keridaan-Nya. Juga isti’anah (meminta pertolongan) dengan sabar dan shalat serta musyawarah ulama dalam semua urusan mereka. Karena itu adalah tanda taufik dan pertolongan Allah. Sebagaimana juga kami mengajak cendekiawan dunia dan masyarakat internasional secara umum untuk melihat musibah ini dengan pandangan akal dan adil untuk memberikan hak masyarakat Palestina dan menghilangkan kezaliman darinya hingga bisa hidup dengan kehidupan yang mulia. Demikian juga kami mengucapkan terima kasih kepada semua Negara dan individu yang telah berpartisipasi dalam membela dan membantu mereka. نسأل الله بأسمائه الحسنى وصفاته العلا أن يكشف الغمة عن هذه الأمة ، وأن يعز دينه ، ويعلي كلمته وأن ينصر أولياءه ، وأن يخذل أعداءه ، وأن يجعل كيدهم في نحورهم، وأن يكفي المسلمين شرهم ، إنه ولي ذلك والقادر عليه . وصلى الله وسلم على نبيا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين . Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia dan Ketua Majlis Ulama Besar Syeikh Abdul ‘Aziz bin Abdillah Alu Syaikh Riyadh, 3 Muharam 1430 H/ 31 Desember 2008 M Sumber: http://www.saaid. net/mktarat/ flasteen/ 187.htm Diterjemahkan oleh Ust. Kholid Syamhudi, Lc. Artikel www.muslim.or. id

fatwa

January 10th, 2009 by bhara

Fatwa Lajnah Da’imah Tentang Serangan Yahudi Kepada Muslim Palestina di Jalur Gaza

Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) mengeluarkan penjelasan tentang peristiwa pembunuhan, pengepungan dan pengeboman yang terjadi di Jalur Ghaza sebagai berikut:

الحمد لله رب العالمين ، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين نبينا محمد وعلى آله وصحبه ، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. وبعد :

Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) di Saudi Arabia merasa berduka cita dan merasakan sakit atas semua kezholiman, pembunuhan anak-anak, wanita dan orang-orang jompo, penghancuran kehormatan dan perusakan rumah-rumah dan tempat-tempat strategis serta pemunculan rasa takut para orang-orang umum yang menimpa saudara kita kaum muslimin di Palestina dan di Jalur Ghaza secara khusus. Ini semua pasti merupakan kejahatan dan kezholiman terhadap masyarakat palestina.

Peristiwa menyedihkan ini seharusnya menjadikan kaum muslimin bersikap bersama saudara mereka orang-orang Palestina dan saling tolong-menolong bersama mereka, membantu dan bersungguh-sungguh dalam menghilangkan kezaliman ini dari mereka dengan sebab dan sarana yang memungkinkan untuk diwujudkan untuk saudara se-islam dan se-ikatan iman.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara.” (QS. Al Hujurat [49]: 10)

Dan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah [9]: 71)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضاً وشبك بين أصابعه / متفق عليه،

“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti bangunan yang saling mengokohkan dan selaiu menjalin antara jari-jemarinya.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم مثل الجسد الواحد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالحمى والسهر (متفق عليه)

“Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan, kasih dan saying mereka seperti permisalan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Juga beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يخذله ولا يسلمه ولا يحقره (رواه مسلم)

“Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.” (HR. Muslim)

Pertolongan ini mencakup banyak hal sesuai dengan kemampuan dan memperhatikan keadaan yang ada baik berupa materi ataupun maknawi (Spirit), baik bantuan dari umumnya kaum muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian dan lain-lainnya. Atau juga dari sisi Negara-negara Arab dan islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan tersebut kepada mereka dan bersikap benar terhadap mereka, membela permasalahan mereka di pentas, perkumpulan dan konferensi dunia dan Negara. Semua itu termasuk tolong-menolong pada kebenaran dan takwa yang diperintahkan dalam firman Allah ta’ala yang artinya: “Tolong menolonglah di atas kebaikan dan takwa.” (QS. Al-Maaidah [5]: 2)

Juga di antaranya adalah memberikan nasihat dan petunjuk kepada mereka pada sesuatu yang berisi kebaikan dan kemaslahatan mereka. Di antara yang teragung dalam hal ini adalah mendoakan kebaikan kepada mereka dalam setiap waktu semoga dihilangkan cobaan dan musibah besar mereka ini. Juga semoga diberikan perbaikan keadaan mereka dan diberi taufik untuk beramal dan berkata yang benar.

Demikianlah dan kami berwasiat kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana juga mewasiatkan kepada mereka untuk bersatu di atas kebenaran, meninggalkan perpecahan dan perselisihan serta menghilangkan kesempatan musuh yang senantiasa mencari dan terus mencarinya dengan lebih keras dalam menghancurkan dan melemahkan mereka.

Kami menganjurkan saudara-saudara kami untuk mengambil tindakan-tindakan untuk menghilangkan kezaliman di atas tanah mereka dengan keikhlasan dalam beramal karena Allah dan mengharapkan keridaan-Nya. Juga isti’anah (meminta pertolongan) dengan sabar dan shalat serta musyawarah ulama dalam semua urusan mereka. Karena itu adalah tanda taufik dan pertolongan Allah.

Sebagaimana juga kami mengajak cendekiawan dunia dan masyarakat internasional secara umum untuk melihat musibah ini dengan pandangan akal dan adil untuk memberikan hak masyarakat Palestina dan menghilangkan kezaliman darinya hingga bisa hidup dengan kehidupan yang mulia. Demikian juga kami mengucapkan terima kasih kepada semua Negara dan individu yang telah berpartisipasi dalam membela dan membantu mereka.

نسأل الله بأسمائه الحسنى وصفاته العلا أن يكشف الغمة عن هذه الأمة ، وأن يعز دينه ، ويعلي كلمته وأن ينصر أولياءه ، وأن يخذل أعداءه ، وأن يجعل كيدهم في نحورهم، وأن يكفي المسلمين شرهم ، إنه ولي ذلك والقادر عليه . وصلى الله وسلم على نبيا محمد وعلى آله وصحبه

ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين .

Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia dan Ketua Majlis Ulama Besar

Syeikh Abdul ‘Aziz bin Abdillah Alu Syaikh

Riyadh, 3 Muharam 1430 H/ 31 Desember 2008 M

Sumber: http://www.saaid. net/mktarat/ flasteen/ 187.htm
Diterjemahkan oleh Ust. Kholid Syamhudi, Lc.
Artikel www.muslim.or. id

karena aku tidak ingin berpoligami(bukan mengharamkannya)

December 11th, 2008 by bhara

ku tulis ini terutama untukmu wahai calon suamiku…

aku ingin kau tahu aku tidak menginginkan poligami atas pernikahanku

karena aku akan memberikan baktiku, hidupku, dan seluruh cintaku kepada manusia hanya untukmu…..

aku pun berharap aku memperoleh hal yang sama darimu

bukan aku aku tidak tulus mencintai atau menghormatimu

bukan aku tidak lebih mencintai Allah dibanding hawa nafsuku

yang menginginkan atas dirimu seorang untuk aku saja

tapi ini karena aku telah banyak berpikir tentang masa depanku

yang aku harapkan kurajut bersamamu

aku bersedia melahirkan anak-anak untukmu

aku bersedia membaktikan diriku untukmu

aku bersedia meninggalkan karirku untukmu

aku bersedia meninggalkan kasih sayang orang tuaku untukmu

aku bersedia meninggalkan kesenanganku untuk mu

aku bersedia bersusah payah untukmu

maka tidakkah ada cintamu yang membuatmu ingin melindungiku sepenuhnya…..

aku tidak menuntut lebih darimu

aku hanya ingin dirimu,cintamu,hatimu hanya ada Allah, aku,ibuku, ayahku, saudaraku,ibumu,ayahmu, dan saudaramu

hanya itu wahai kekasihku….

aku memang bukan bidadari

aku memang bukan istri nabi

yang bisa menahan cemburu ketika kau bsama istrimu yang lain

tidakkah kau ingin menahanku dari berbuat zalim kepada diriku sendiri dan orang lain….

pahamilah perasaanku

cobalah balikkan posisimu atas diriku

sebagaimana besar pula rasa cemburumu….atasku

(kalo poligami, siap-siap aja tak amputasi lho….)

:p

jgn sia-siakan wktumu bsama mrk (2)

March 1st, 2008 by bhara

jika anda b’alasan krn mengejar karir,uang,khdpn mapan,yg bs mbuat ortu bhgia,renungkanlah,apa artiña mbawa sma it kpd mrk,jk mrk tlh ‘pulang’ krn sma it..tdk bs mnolong mrk d dunia sana.dan jk anda ‘pulang’ lbh dl,mrka tdk akn bhgia dgn harta anda,hati mrk ttp tsayat khlgn putra mrka.pulanglah,beri anda sndri wkt u bsama org2 yg mcintai anda.krn anda tak pernah tau kpn waktu itu bhenti dan mmaksa semua u ‘pulang’.

give me more

January 2nd, 2008 by bhara

cb-lah ini u mengetahui karakter pasgn anda:buatlah sbuah p?an yg skiranya akan mjadi masalah yg bnr2 prinsipil bg anda,lalu lht-lah reaksinya..jgn menyerah dgn jwbn-nya,krn qt tdk bth jwbn it,tp karakter ASLINYA.tapi hati2,ini bsa mbuat hubgn anda tdk enak bhkn b’akhir,tp jk anda bhasil+bs slg mnerima karakter msg2,WEW HAPPILY EVER AFTER!
-dont try at home!-

ujian-pa tanpa psiapan!

November 11th, 2007 by bhara

Q KIRa ujian PA hr slsa,tp tnyata senin!oh RABBY!
Finally,ketawa,it yg q lakukn stlh ujian!
dan bsyukur-krn soalnya lmyn ngulang-
alhamdulilah msh tau kalo ada ujian.
he.

a man called father (2)

August 31st, 2007 by bhara

bagaimanapun ia adalah seorang ayah
meski ia seorang laki-laki berwatak keras
yang selalu memuji semua pekerjaanku sekaligus juga mencelanya ketika aku tidak bisa memenuhi hasil pekerjaan sesuai keinginannya

aku selalu menginginkan yang terbaik
hanya untuk mendapatkan pengakuan dari dirinya
hanya untuk mendapatkan sedikit kasih sayang dari ayahku
menjadi yang utama dan pertama
sehingga menjadi pusat dari orang-orang di sekitarku
hanya karena aku tidak ingin mengecewakannya
hanya karena aku ingin mematuhinya
seolah itu semua adalah perintah yang tidak mungkin aku abaikan sedetikpun…

menjadi siswa terbaik meski tidak pernah kuraih secara sempurna
paling tidak dia telah menatapku sebagai orang yang membuatnya bahagia
anak kebanggaannya….

tapi ia tetaplah seorang ayah…
yang tahu aku akan segera berlalu dari kepemilikannya sebagai anaknya
suatu ketika akan datang pangeran yang akan menjemputku dari kerajaannya
dan menawanku untuk jauh dari sisinya
yang tahu akan segera tidak memerlukan dirinya
ketika aku beranjak dewasa dan menemukan duniaku
dunia yang tidak lagi hanya membutuhkan pengakuan dari dirinya
tapi pengakuan dari orang di sekitarku
hingga aku tidak lagi banyak mematuhinya
melainkan mengambil jalanku sendiri untuk berjalan
dan hanya sekali aku menengok kembali padanya

ia seorang ayah
yang selalu menangis ketika aku sakit dalam kesendiriannya
yang mencemaskanku ketika aku jauh dari rumahnya
yang mengkhawatirkanku karena tidak ada ibuku di sisiku ketika aku pergi dari rumahnya sedang aku selalu bermanja pada ibuku

meski ia sering berpura mencelaku
ketika aku menjadi yang pertama
meski ia berpura tak peduli pada kesedihanku

tapi tangannya yang diuntai dengan kasarnya kehidupan
selalu diulurkan ketika aku terpuruk hancur sendirian
mendekap dan melindungiku
dari ribuan mata belang yang hendak menyergapku

dia tetaplah laki-laki bernama ayah
yang mencintaiku
anaknya…
sekalipun ia jarang menatapku
karena itu akan menampakan kelemahannya padaku
kesedihannya ketika aku berlalu
kerinduannya pada kemanjaanku

bagaimanapun dia seorang ayah

a man called father

August 31st, 2007 by bhara

raut wajah tua itu sibuk memikirkan masa depan putra-putrinya
senyumnya yang menghias wajah seolah menyembunyikan kelelahannya
usai mencari nafkah
kedua tangannya berukir kasar perjuangannya
menjadi pelindung
pemimpin
istri yang dicintainya dan anaknya

Gigi dengan bekas isapan rokok masa muda
yang berhenti karena kasihnya pada istri dan anaknya
uang yang ia bakar tiap harinya
diubahnya jadi sesuap nasi untuk memenuhi perut anak dan istri dengan makanan
rambut yang mulai beruban
tak hendak ia ubah menjadi hitam
diubahnya menjadi pengingat batas kehidupan

dia
laki-laki
a man called father

yang jarang disanjung dan dilupakan sebagian orang
karena ia sering berpura-pura acuh daripada peduli
berpura-pura marah daripada memuji
berpura-pura tidak mencintaimu sekalipun kau selalu mengatakan betapa kau sayang